In the name of Allah...!!!
Jumat, 07 Desember 2012
my notes
pernahkah kau merasa tak berarti?
ketika semua yang kau lakukan terasa hanya sia2...
bahkan tak ada seorangpun yang mengulurkan tangannya untukmu
menyentuh hatimu, bangkitkan semangat yang ada dalam dirimu
percayalah!!! Allah tak pernah tidur...
masalah apapun yang kau hadapi saat ini,
yakinlah kau mampu menyelesaikannya.
dulu... dulu sekali
ada orang yang selalu bilang...
"Tuhan tidak menciptakan sampah"
setiap manusia, ia terlahir dengan kekurangan dan kelebihannya
"no body's perfect"
atau, bahkan ia terlahir sebagai manusia yang luar biasa, namun ia kurang mengasah potensinya, hingga apa yang ada padanya raib, tak terlihat.
aku pernah merasa begitu,
merasa tak berarti,
bak dedaunan kering yang kapanpun dengan mudahnya tertiup angin
tanpa tau arah
tanpa tau tujuan
kita punya Tuhan,
tempat kita mengadu,
bahkan ketika semua orang menjauhimu,
IA menyentuh lembut hatimu
ketika kamu mendekat padaNYA selangkah
IA menyambutmu dg berjalan
ketika kamu mendekat padaNYA dg berjalan,
IA akan menyambutmu dg berlari
dan ketika kamu datang dengan berlari...
IA menyambutmu lebih dari itu...
IA berada..... sedekat URAT NADI kita
sambutlah IA dengan penuh cinta,
karena hanya DIAlah pemilik cinta yang hakiki.
HABIBI IS OUR ENDLESS LOVE :)
@miliki cinta yang tak pernah padam,
selalu berfikir positif bahwa semua ujian adalah tanda cintaNYA pada kita.
mungkin... DIA pengen lebih dekat dengan anda:)
semut, 7th des 12
meresapi arti kegalauan:D
Minggu, 24 Juni 2012
24th june 12
@sebuah catatan kecil
hari ini, beberapa kegiatan yang membuatku berfikir...
-menjenguk temen yg sakit
selama beberapa bulan ini waktunya ia habiskan di tempat tidur.... bayangin seandainya posisi dia ada di kita. g bs kemana2. boring tingkat tinggi. itulah indahnya nikmat sehat yang seringkali kita lupa untuk mensyukurinya. tapi setelah kita jatuh, baru kita sadar betapa apa yang telah di anugerahkan untuk kita , sangat berharga.
-kajian remaja
hmmm.... hari ini aku terlambat satu jam lebih... bayangin betapa ruginya aku. dari sini aku dapat suntikan motivasi, semangat... ah.... itulah salah satu penyebab yang membuatku berat meninggalkan semarang. karena disinilah karakterku terbentuk. aku ingat betapa 2 tahun yang lalu ayah mengantarku di majelis itu dan berkata "nak... ini tempat ngajimu...".
dan saat itu aku merasakan ayah benar2 ada....
dan saat kegiatan berlangsung, kadang saat memperhatikan dan mataku beradu pandang dg mba nisa seringkali aku kembali menunduk. aku mendapati mataku berkaca. mencoba mengingat, flashback aku yang dahulu. yah, setiap kali lisan2 yang agung itu bertutur, mata ini selalu berkaca2...
sungguh betapa kalimat2 itu menghantam diri ini....
dan setiap pulang, kudapati perasaan lega membumbung. subhanallah... itu perasaan yang indah.... :)
-ta'ziyah
dan satu dari saudaraku yang telah menghadapNYA. sungguh, kita semua akan menghadapi pertemuan nan agung itu.... sudah siapkan diri ini untuk berjumpa dg sang pemilik jiwa....
sudah cukupkah amal kita sebagai bekal untuk menghadapNYA....
"jangan sia2kan hal kecil, tumbuhkan ghirah juang kita di jalan NYA. semoga kelak kita kan tersenyum ketika menghadapNYA."
semut,
240612
@sebuah catatan kecil
hari ini, beberapa kegiatan yang membuatku berfikir...
-menjenguk temen yg sakit
selama beberapa bulan ini waktunya ia habiskan di tempat tidur.... bayangin seandainya posisi dia ada di kita. g bs kemana2. boring tingkat tinggi. itulah indahnya nikmat sehat yang seringkali kita lupa untuk mensyukurinya. tapi setelah kita jatuh, baru kita sadar betapa apa yang telah di anugerahkan untuk kita , sangat berharga.
-kajian remaja
hmmm.... hari ini aku terlambat satu jam lebih... bayangin betapa ruginya aku. dari sini aku dapat suntikan motivasi, semangat... ah.... itulah salah satu penyebab yang membuatku berat meninggalkan semarang. karena disinilah karakterku terbentuk. aku ingat betapa 2 tahun yang lalu ayah mengantarku di majelis itu dan berkata "nak... ini tempat ngajimu...".
dan saat itu aku merasakan ayah benar2 ada....
dan saat kegiatan berlangsung, kadang saat memperhatikan dan mataku beradu pandang dg mba nisa seringkali aku kembali menunduk. aku mendapati mataku berkaca. mencoba mengingat, flashback aku yang dahulu. yah, setiap kali lisan2 yang agung itu bertutur, mata ini selalu berkaca2...
sungguh betapa kalimat2 itu menghantam diri ini....
dan setiap pulang, kudapati perasaan lega membumbung. subhanallah... itu perasaan yang indah.... :)
-ta'ziyah
dan satu dari saudaraku yang telah menghadapNYA. sungguh, kita semua akan menghadapi pertemuan nan agung itu.... sudah siapkan diri ini untuk berjumpa dg sang pemilik jiwa....
sudah cukupkah amal kita sebagai bekal untuk menghadapNYA....
"jangan sia2kan hal kecil, tumbuhkan ghirah juang kita di jalan NYA. semoga kelak kita kan tersenyum ketika menghadapNYA."
semut,
240612
Sabtu, 12 Maret 2011
Sharing.....
Catatan Kecil....
taken from jarkom
(kelompok kajian putri semarang barat)
QS. Asy Syuura ayat 20
"....barangsiapa yangmenghendaki kehidupan dunia, hanya dunialah yang ia dapat.
namun jika ia menghendaki akhirat, niscaya ia akan mendapatkan keduanya (dunia & akhirat).
QS. Al Baqarah ayat 214
".... apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga? padahal belum datang kepadamu cobaan seperti yang dialami orang2 terdahulu sebelummu..."
*AKHLAQ*
sikap/perilaku yang baik yang di dasarkan pada ridho Allah semata.
Cinta Allah-----> komunikasi
contoh akhlaq yang baik
@Menahan Marah
marah adalah miliknya semua orang. namun setelah kita tahu ilmunya, kita harus bisa menahan marah. karena marah adalah berasal dari syaiton. orang yang sedang marah hendaknya membaca "a'uudzubillahi minasy syaitoonirrajiim...(ya Allah... aku berlindung dari godaan syaiton yang terkutuk)"
jika marah dalam keadaan berdiri, maka hendaklah duduk. jika dalam keadaan duduk masih marah, hendaklah berbaring, dan jika dalam keadaan berbaring masih marah... hendaklah ambil air wudhu... lalu shalatlah....
"Orang yang paling kuat bukanlah ia yang kuat fisiknya.
namun orang yang paling kuat adalah ia yang bisa menahan amarahnya"
(al-hadits)
--->solusi
*belajar mengendalikan diri karena Allah.
*sandarkan semua akhlaq, perilaku hanya karena Allah
*setiap bisikan kebaikan yang intinya dari hati hakikatnya adalah dari Allah
-----> mendapat pahala yang besar dgn amalan kecil....
bergantung 100% pada Allah <----
QS. Ar Ra'ad ayat 11
"...Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum, sebelum ia merubahnya sendiri..."
QS. Al Baqarah ayat 152
..."Ingatlah kepada Allah, maka Allah akan ingat kepadamu. bersyukurlah... dan jangan ingkar kepadaKU..."
"mensyukuri hal yang kecil"
->ketenangan hati (hal yang tidak setiap orang memilikinya)
BE A SMART MOSLEM
QS. Al An'am ayat 54
"...barangsiapa berbuat kebodohan* kemudian ia bertaubat, kemudian ia memperbaiki diri, maka Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang..."
*kebodohan tsb maksudnya adalah:
->orang yang berbuat maksiat tapi tidak mengetahui bahwa perbuatan tersebut adl maksiat
->orang yang durhaka kepada Allah SWT dengan tidak sengaja
->orang yang melakukan kejahatan karena kurang kesadaran lantaran sedang marah/ karena hawa nafsu.
QS.Al Baqarah ayat 216
"....boleh jadi kamu menyukai sesuatu, tapi itu buruk bagimu. boleh jadi kamu membenci sesuatu, tapi sebenarnya itu baik bagimu..."
......To be Continued.....
catatan ini insyaallah dilanjutkan
setelah mendapat pencerahan
dari ustadzah Annisa
taken from jarkom
(kelompok kajian putri semarang barat)
QS. Asy Syuura ayat 20
"....barangsiapa yangmenghendaki kehidupan dunia, hanya dunialah yang ia dapat.
namun jika ia menghendaki akhirat, niscaya ia akan mendapatkan keduanya (dunia & akhirat).
QS. Al Baqarah ayat 214
".... apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga? padahal belum datang kepadamu cobaan seperti yang dialami orang2 terdahulu sebelummu..."
*AKHLAQ*
sikap/perilaku yang baik yang di dasarkan pada ridho Allah semata.
Cinta Allah-----> komunikasi
contoh akhlaq yang baik
@Menahan Marah
marah adalah miliknya semua orang. namun setelah kita tahu ilmunya, kita harus bisa menahan marah. karena marah adalah berasal dari syaiton. orang yang sedang marah hendaknya membaca "a'uudzubillahi minasy syaitoonirrajiim...(ya Allah... aku berlindung dari godaan syaiton yang terkutuk)"
jika marah dalam keadaan berdiri, maka hendaklah duduk. jika dalam keadaan duduk masih marah, hendaklah berbaring, dan jika dalam keadaan berbaring masih marah... hendaklah ambil air wudhu... lalu shalatlah....
"Orang yang paling kuat bukanlah ia yang kuat fisiknya.
namun orang yang paling kuat adalah ia yang bisa menahan amarahnya"
(al-hadits)
--->solusi
*belajar mengendalikan diri karena Allah.
*sandarkan semua akhlaq, perilaku hanya karena Allah
*setiap bisikan kebaikan yang intinya dari hati hakikatnya adalah dari Allah
-----> mendapat pahala yang besar dgn amalan kecil....
bergantung 100% pada Allah <----
QS. Ar Ra'ad ayat 11
"...Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum, sebelum ia merubahnya sendiri..."
QS. Al Baqarah ayat 152
..."Ingatlah kepada Allah, maka Allah akan ingat kepadamu. bersyukurlah... dan jangan ingkar kepadaKU..."
"mensyukuri hal yang kecil"
->ketenangan hati (hal yang tidak setiap orang memilikinya)
BE A SMART MOSLEM
QS. Al An'am ayat 54
"...barangsiapa berbuat kebodohan* kemudian ia bertaubat, kemudian ia memperbaiki diri, maka Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang..."
*kebodohan tsb maksudnya adalah:
->orang yang berbuat maksiat tapi tidak mengetahui bahwa perbuatan tersebut adl maksiat
->orang yang durhaka kepada Allah SWT dengan tidak sengaja
->orang yang melakukan kejahatan karena kurang kesadaran lantaran sedang marah/ karena hawa nafsu.
QS.Al Baqarah ayat 216
"....boleh jadi kamu menyukai sesuatu, tapi itu buruk bagimu. boleh jadi kamu membenci sesuatu, tapi sebenarnya itu baik bagimu..."
......To be Continued.....
catatan ini insyaallah dilanjutkan
setelah mendapat pencerahan
dari ustadzah Annisa
Jumat, 11 Maret 2011
mY LOveLY edCOustiC
Menjadi Diriku
tak seperti bintang di langit
tak seperti indah pelangi
karna diriku bukanlah mereka
ku apa adanya
dan wajahku memang begini
sikapku jelas tak sempurna
kuakui ku bukanlah mereka
ku apa adanya
menjadi diriku dengan segala kekurangan
menjadi diriku atas kelebihanku
terimalah aku seperti apa adanya
aku hanya insan biasa
ku pun tak sempurna
tetap ku bangga
atas apa yang ku punya
setiap waktu kunikmati
anugerah hidup yang ku miliki
Pertengkaran Kecil
sedih bila kuingat tengkaran itu
membuat jarak antara kita
resah tiada menentu
hilang canda tawamu
tak ingin aku begini
tak ingin aku begini
sobat rangkaian masa yang tlah terlewat
buat batinku menangis
mungkin karna egoku
mungkin karna egomu
maaf aku buat begini
maaf aku begini
bila ingat kembali
janji persahabatan kita
takkan mau berpisah karna ini
pertengkaran kecil kemarin
cukup jadi lembaran hikmah
karna aku ingin tetap sahabatmu...
Muhassabah Cinta
wahai... pemilik nyawaku
betapa lemah diriku ini...
berat ujian darimu
kupasrahkan semua padaMu..
Tuhan.... baru tersadar
indah nikmat sehat itu
tak pandai aku bersyukur
kini kuharapkan cintaMU
kata-kata cinta terucap indah
mengalir berdzikir di kidung do'aku
sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
butir-butir cinta air mataku
teringat semua yang Kau beri untukku
ampuni khilaf dan salah slama ini ya Illahi
muhassabah cintaku
Tuhan... kuatkan aku
lindungiku dari putus asa...
jika ku harus mati...
pertemukan aku denganMU
Sepotong Episode Masa Lalu
sebuah kisah masa lalu hadir di benakku
saat kulihat surau itu
menyibak lembaran masa
yang indah bersama sahabatku...
sepotong episode masa lalu aku
episode sejarah yang membuatku kini
merasakan bahagia dalam dienMU
merubah arahan langkah dihidupku
setiap sudut surau itu menyimpan kisah
kadang kurindu cerita yang tak pernah hilang kenangan
bersama mencari cahaya mU
Sebiru Hari Ini
sebiru hari ini...
birunya bagai langit terang benderang
sebiru hari kita
bersama disini
seindah hari ini
indahnya bak permadani taman surga
seindah hati kita
walau kita kan berpisah
bukankah hati kita telah lama menyatu
dalam tali kisah persahabatan Illahi
pegang erat tangan kita terakhir kalinya
hapus air mata meski kita kan berpisah
slamat jalan teman
tetaplah berjuang
smoga kita bertemu kembali
kenang masa indah kita
sebiru hari ini
Nantikanku di Batas Waktu
di kedalaman hatiku
tersembunyi harapan yang suci
tak perlu engkau menyangsikan
lewat keshalihanmu
yang terukir menghiasi dirimu
tak perlu dengan kata-kata
sungguh walau ku kelu
tuk mengungkapkan perasaanku
namun penantianku pada dirimu
jangan salahkan
kalau memang kau pilihkan aku
tunggu sampai aku datang
nanti kubawa kau pergi
ke surga abadi
namun belumlah saatnya
aku membalas cintamu
nantikanku di batas waktu
dunia ini masih seluas yang kau inginkan
tak perlu kau simpan luka itu sedalam yang kau rasa
memang ada waktu agar kau bisa kembali semula
percayalah padaku kita kan bisa melewatinya
jangan bersedih oh kawanku
aku masih ada disini
semua pasti kan berlalu
aku kan slalu bersamamu
jalan hidup tak selamanya indah
ada suka ada duka
jalani semua yang kau rasakan
kita pasti bisa
Duhai Pendampingku
dimatamu tersimpan cinta yang suci
cinta mendalam dari pernikahan beda dunia
meski kau terbiasa hidup tanpa perih
namun kau ikhlas hidup bersahaja
namun bahagia
duhai pendampingku
akhlakmu permata bagiku
buat aku makin cinta
tetapkan selalu janji awal kita bersatu
bahagia sampai ke surga
maafkan aku jika tak bisa sempurna
karna ku bukan lelaki yang turun dari surga
ketulusan hatimu anugerah hidupku
doakan langkah kita tak berpisah
untuk selamanya
Sejuta Arif
kata-katamu tak sempat
lamakan lampu merah
cepat kau menepi menghitung kepingan rupiah
arif tak peduli
walau panas hujan menerpa
untuk sebuah kehidupan
anak kecil berlarian
di belantara kota
bernyanyi dengan alat musik sangat sederhana
arif tak peduli
masa kecilnya kan terampas
bahkan cita-citamu hampa
sepuluh...
seratus bahkan seribu
seratus ribu...
bahkan sejuta arif menunggumu
uluran tanganmu
demi generasi jauh disana
pernahkah kau fikir
andai kau arif sebenarnya
berjuang menepis keangkuhan manusia kota
arif tak peduli hatinya terbentur kata
dan bahkan cita-citamu hampa
Kamisama
tai you ga nishi no
tai you ga nishi no
suiheiseng ni sizunda toki
tai you ga nishi no
tai you ga nishi no
suiheiseng ni sizunda toki
wa tashi wa jibun no sitekita koto
hitotsu hitotsu o omodasitemita
kamisama
yoruga oto zureta toki
kamisama
tai you ga sizumu to doujini
jibun ga nondomo
kurikaesitekita
ayamichi o kuyande
naitemo douka
oyorushi kudasa
.....To be continued.....
afwan jika ada kesalahan....
semua kesalahan karna diri saya...
jazakumullah khairan katsir....
luv_edc
tak seperti bintang di langit
tak seperti indah pelangi
karna diriku bukanlah mereka
ku apa adanya
dan wajahku memang begini
sikapku jelas tak sempurna
kuakui ku bukanlah mereka
ku apa adanya
menjadi diriku dengan segala kekurangan
menjadi diriku atas kelebihanku
terimalah aku seperti apa adanya
aku hanya insan biasa
ku pun tak sempurna
tetap ku bangga
atas apa yang ku punya
setiap waktu kunikmati
anugerah hidup yang ku miliki
Pertengkaran Kecil
sedih bila kuingat tengkaran itu
membuat jarak antara kita
resah tiada menentu
hilang canda tawamu
tak ingin aku begini
tak ingin aku begini
sobat rangkaian masa yang tlah terlewat
buat batinku menangis
mungkin karna egoku
mungkin karna egomu
maaf aku buat begini
maaf aku begini
bila ingat kembali
janji persahabatan kita
takkan mau berpisah karna ini
pertengkaran kecil kemarin
cukup jadi lembaran hikmah
karna aku ingin tetap sahabatmu...
Muhassabah Cinta
wahai... pemilik nyawaku
betapa lemah diriku ini...
berat ujian darimu
kupasrahkan semua padaMu..
Tuhan.... baru tersadar
indah nikmat sehat itu
tak pandai aku bersyukur
kini kuharapkan cintaMU
kata-kata cinta terucap indah
mengalir berdzikir di kidung do'aku
sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
butir-butir cinta air mataku
teringat semua yang Kau beri untukku
ampuni khilaf dan salah slama ini ya Illahi
muhassabah cintaku
Tuhan... kuatkan aku
lindungiku dari putus asa...
jika ku harus mati...
pertemukan aku denganMU
Sepotong Episode Masa Lalu
sebuah kisah masa lalu hadir di benakku
saat kulihat surau itu
menyibak lembaran masa
yang indah bersama sahabatku...
sepotong episode masa lalu aku
episode sejarah yang membuatku kini
merasakan bahagia dalam dienMU
merubah arahan langkah dihidupku
setiap sudut surau itu menyimpan kisah
kadang kurindu cerita yang tak pernah hilang kenangan
bersama mencari cahaya mU
Sebiru Hari Ini
sebiru hari ini...
birunya bagai langit terang benderang
sebiru hari kita
bersama disini
seindah hari ini
indahnya bak permadani taman surga
seindah hati kita
walau kita kan berpisah
bukankah hati kita telah lama menyatu
dalam tali kisah persahabatan Illahi
pegang erat tangan kita terakhir kalinya
hapus air mata meski kita kan berpisah
slamat jalan teman
tetaplah berjuang
smoga kita bertemu kembali
kenang masa indah kita
sebiru hari ini
Nantikanku di Batas Waktu
di kedalaman hatiku
tersembunyi harapan yang suci
tak perlu engkau menyangsikan
lewat keshalihanmu
yang terukir menghiasi dirimu
tak perlu dengan kata-kata
sungguh walau ku kelu
tuk mengungkapkan perasaanku
namun penantianku pada dirimu
jangan salahkan
kalau memang kau pilihkan aku
tunggu sampai aku datang
nanti kubawa kau pergi
ke surga abadi
namun belumlah saatnya
aku membalas cintamu
nantikanku di batas waktu
dunia ini masih seluas yang kau inginkan
tak perlu kau simpan luka itu sedalam yang kau rasa
memang ada waktu agar kau bisa kembali semula
percayalah padaku kita kan bisa melewatinya
jangan bersedih oh kawanku
aku masih ada disini
semua pasti kan berlalu
aku kan slalu bersamamu
jalan hidup tak selamanya indah
ada suka ada duka
jalani semua yang kau rasakan
kita pasti bisa
Duhai Pendampingku
dimatamu tersimpan cinta yang suci
cinta mendalam dari pernikahan beda dunia
meski kau terbiasa hidup tanpa perih
namun kau ikhlas hidup bersahaja
namun bahagia
duhai pendampingku
akhlakmu permata bagiku
buat aku makin cinta
tetapkan selalu janji awal kita bersatu
bahagia sampai ke surga
maafkan aku jika tak bisa sempurna
karna ku bukan lelaki yang turun dari surga
ketulusan hatimu anugerah hidupku
doakan langkah kita tak berpisah
untuk selamanya
Sejuta Arif
kata-katamu tak sempat
lamakan lampu merah
cepat kau menepi menghitung kepingan rupiah
arif tak peduli
walau panas hujan menerpa
untuk sebuah kehidupan
anak kecil berlarian
di belantara kota
bernyanyi dengan alat musik sangat sederhana
arif tak peduli
masa kecilnya kan terampas
bahkan cita-citamu hampa
sepuluh...
seratus bahkan seribu
seratus ribu...
bahkan sejuta arif menunggumu
uluran tanganmu
demi generasi jauh disana
pernahkah kau fikir
andai kau arif sebenarnya
berjuang menepis keangkuhan manusia kota
arif tak peduli hatinya terbentur kata
dan bahkan cita-citamu hampa
Kamisama
tai you ga nishi no
tai you ga nishi no
suiheiseng ni sizunda toki
tai you ga nishi no
tai you ga nishi no
suiheiseng ni sizunda toki
wa tashi wa jibun no sitekita koto
hitotsu hitotsu o omodasitemita
kamisama
yoruga oto zureta toki
kamisama
tai you ga sizumu to doujini
jibun ga nondomo
kurikaesitekita
ayamichi o kuyande
naitemo douka
oyorushi kudasa
.....To be continued.....
afwan jika ada kesalahan....
semua kesalahan karna diri saya...
jazakumullah khairan katsir....
luv_edc
Rabu, 23 Februari 2011
at the kozt
memories, 22nd february '11
malam yg sepi kalo dlewatin hanya seorang diri... melamun, nonton tv, kyk ga ada aktivitas lain selain yg spt d atas....
suddenly,,,,,
"assalamu'alaikum.."
"wa'alaikumsalam...." dg logat fasih spt biasa
hmmm.... kayakna ga afdhol kalo cie kcil ga dateng...
eh.... ternyata baru di batin ajka udah nongol di depan pintu...
"hai.... umair...."
sontak tmen2 pada girang di apelin sama umair....
"umair kesini sama siapa?" tanyaku
"sama tante taty..."
si umair langsung nyelonong gitu adjaahh...
trus.... akhirnya kita ber....
1
2
3
4
5
yups! seperti biasanya, kita berlima (termasuk umair dan tantenya yg ternyata satu kerjaan dgnku), ngobrol2 buat malam ini tambah rameeee :-)
"mair... mair.... tante mba wik (panggilan umair untukku) ajarin berhitung mair..."
umair mulai berhitung,
"satu... dua... tiga... empat... lima... sepuluh..." hehe yg nulis korupsi cerita :-p
padahal umair kan udah pinter bgt ngitungnya :-( hehe
ga lama kemudian umair tiba2 nyanyi gini....
"tante tini... tante mba wik...." dg nada lagu upssss "kodok ngorek"
tiba2 refleks "ngorek ning blumbangan... lha mange aku apaaan...."
teriak aku n tmen koztku berontak.....
hwaaaa :-(
hmmmh.... semoga ALLAH meridhoi persahabatan kita...
rabb... jangan biarkan damai ini pergiii...
to be continued....
malam yg sepi kalo dlewatin hanya seorang diri... melamun, nonton tv, kyk ga ada aktivitas lain selain yg spt d atas....
suddenly,,,,,
"assalamu'alaikum.."
"wa'alaikumsalam...." dg logat fasih spt biasa
hmmm.... kayakna ga afdhol kalo cie kcil ga dateng...
eh.... ternyata baru di batin ajka udah nongol di depan pintu...
"hai.... umair...."
sontak tmen2 pada girang di apelin sama umair....
"umair kesini sama siapa?" tanyaku
"sama tante taty..."
si umair langsung nyelonong gitu adjaahh...
trus.... akhirnya kita ber....
1
2
3
4
5
yups! seperti biasanya, kita berlima (termasuk umair dan tantenya yg ternyata satu kerjaan dgnku), ngobrol2 buat malam ini tambah rameeee :-)
"mair... mair.... tante mba wik (panggilan umair untukku) ajarin berhitung mair..."
umair mulai berhitung,
"satu... dua... tiga... empat... lima... sepuluh..." hehe yg nulis korupsi cerita :-p
padahal umair kan udah pinter bgt ngitungnya :-( hehe
ga lama kemudian umair tiba2 nyanyi gini....
"tante tini... tante mba wik...." dg nada lagu upssss "kodok ngorek"
tiba2 refleks "ngorek ning blumbangan... lha mange aku apaaan...."
teriak aku n tmen koztku berontak.....
hwaaaa :-(
hmmmh.... semoga ALLAH meridhoi persahabatan kita...
rabb... jangan biarkan damai ini pergiii...
to be continued....
Minggu, 26 Desember 2010
Minggu, 03 Oktober 2010
Keledai dan Lembu
Dua orang mullah berdakwah keliling kampung dan bermalam di rumah seorang yang ternyata adalah seorang mursyid. Ketika seorang mullah keluar rumah untuk berwudhu, sang mursyid berkata " Alangkah tingginya ilmu temanmu. Apakah akhlaknya mulia? Senangkah engkau bersamanya?". Mullah itu menjawab, "Dia? Dia seperti keledai, sangat dungu!". Tak berapa lama kemudian, mullah yang berwudhu itu masuk, maka diamlah temannya. Kini giliran mullah kedua berwudhu dan sang mursyid mengajukan pertanyaan yang sama. "Demicinta kepada Allah," kata mullah itu, "Dia seperti lembu, sangat bodoh, suka bertengkar dan keras kepala. Mana ada orang yang suka padanya. Aku kebetulan bertemu dengannya dan menjadi sahabatnya."
Dua mullah ini sangat serasi. Lantaran salah satunya keledai dan yang lainnya lembu. Mereka tak pernah bertikai. Lantas apa yang terjadi pada keduanya?... Menjelang maghrib, saat berbuka puasa, tiga piring saji yang tertutup telah terhidang di depan mullah masing-masing. Adzan maghrib berkumandang, mereka segera berbuka. Ketika mereka membuka tudung sajinya, apa yang mereka lihat? Didepan mereka berdua tersaji sepiring gandum dan sepiring jerami, sedangkan di depan sang mursyid terdapat telur goreng dan mentega.
"Silahkan makan!" ucap sang mursyid. "Ayolah, kenapa kalian belum menyantapnya?". Dua orang mullah itu saling berpandangan, tapi sang mursyid terus mendesak mereka, lalu menambahkan. "Aku tak salah. Sebelumnya aku bertanyakepada temanmu tentang dirimu dan dia menyebutmu keledai, maka kuhidangkan gandum untukmu." Lalu, menoleh pada mullah lainnya, dia berkata, "Aku juga bertanya padatemanmu tentang dirimu, dia menyebutmu lembu, maka kuhidangkan jerami untukmu. Begitulah aku mengetahui identitas kalian dari teman kalian sendiri. Gandum dan jerami adalah makanan untuk binatang. Aku hidangkan itu untuk menghormatimu. Adapun manusia, aku makan telur."
Manusia menjadi mulia setinggi dia memuliakan temannya . Janganlah membuat gelaran-gelaran yang buruk kepada orang lain, apalagi kepada temannya sendiri. Barang siapa dihina oleh orang lain, dia harus menerimanya dengan sabar dan lapang dada. Dia tidak boleh membalasnya dengan hinaan karena hal itu justru akan merendahkannya serendah orang yang menghinanya. Apabila ada keledai mendopakmu, apakah kamu akan balas menendangnya? Jika benar demikian apakah tiada bedanya engkau dengan keledai, sebab keledai itu mendopakmu lantaran ia keledai, dan engkau melakukan hal yang sama dengannya. Engkau akan terpuruk kedalam kehinaan yang sama. Andai ada anjing menggonggong atau menggigitmu, apakah engkau akan balas menggonggong atau menggigitnya?
Taken from
Nafas Cinta Illahi
Written by: Lidia Yurita
Pustaka Fahimma
Dua mullah ini sangat serasi. Lantaran salah satunya keledai dan yang lainnya lembu. Mereka tak pernah bertikai. Lantas apa yang terjadi pada keduanya?... Menjelang maghrib, saat berbuka puasa, tiga piring saji yang tertutup telah terhidang di depan mullah masing-masing. Adzan maghrib berkumandang, mereka segera berbuka. Ketika mereka membuka tudung sajinya, apa yang mereka lihat? Didepan mereka berdua tersaji sepiring gandum dan sepiring jerami, sedangkan di depan sang mursyid terdapat telur goreng dan mentega.
"Silahkan makan!" ucap sang mursyid. "Ayolah, kenapa kalian belum menyantapnya?". Dua orang mullah itu saling berpandangan, tapi sang mursyid terus mendesak mereka, lalu menambahkan. "Aku tak salah. Sebelumnya aku bertanyakepada temanmu tentang dirimu dan dia menyebutmu keledai, maka kuhidangkan gandum untukmu." Lalu, menoleh pada mullah lainnya, dia berkata, "Aku juga bertanya padatemanmu tentang dirimu, dia menyebutmu lembu, maka kuhidangkan jerami untukmu. Begitulah aku mengetahui identitas kalian dari teman kalian sendiri. Gandum dan jerami adalah makanan untuk binatang. Aku hidangkan itu untuk menghormatimu. Adapun manusia, aku makan telur."
Manusia menjadi mulia setinggi dia memuliakan temannya . Janganlah membuat gelaran-gelaran yang buruk kepada orang lain, apalagi kepada temannya sendiri. Barang siapa dihina oleh orang lain, dia harus menerimanya dengan sabar dan lapang dada. Dia tidak boleh membalasnya dengan hinaan karena hal itu justru akan merendahkannya serendah orang yang menghinanya. Apabila ada keledai mendopakmu, apakah kamu akan balas menendangnya? Jika benar demikian apakah tiada bedanya engkau dengan keledai, sebab keledai itu mendopakmu lantaran ia keledai, dan engkau melakukan hal yang sama dengannya. Engkau akan terpuruk kedalam kehinaan yang sama. Andai ada anjing menggonggong atau menggigitmu, apakah engkau akan balas menggonggong atau menggigitnya?
Taken from
Nafas Cinta Illahi
Written by: Lidia Yurita
Pustaka Fahimma
Langganan:
Komentar (Atom)